Skip to contentLewati ke konten utama

Menyusun Strategi Marketing B2B

Kebanyakan perusahaan langsung memilih channel sebelum tahu siapa yang disasar dan apa yang mau dikatakan. Urutan itu yang bikin budget habis tanpa hasil.

Diagram strategi marketing B2B lima tahap, dari awareness dan interest hingga decision serta loyalty and growth menuju pertumbuhan pendapatan
Untuk siapaPerusahaan yang budgetnya terasa bocor

Sudah beriklan tapi tidak yakin channel mana yang bekerja.

Berapa lamaDua sampai empat minggu

Untuk audit dan penyusunan. Eksekusinya menyusul setelah itu.

Apa ukurannyaKejelasan keputusan

Segmen, pesan, channel, dan angka target yang disepakati bersama.

Empat Langkah Menyusunnya

Strategi bukan dokumen tebal yang jarang dibuka. Empat keputusan ini yang menentukan hasilnya.

Langkah 1

Membaca posisi sekarang

Dari mana klien datang selama ini, berapa biayanya, dan channel mana yang sebenarnya bekerja. Tanpa ini, strategi apa pun cuma tebakan.

Langkah 2

Memilih segmen yang dikejar

Menyasar semua orang sama saja dengan tidak menyasar siapa pun. Segmen dipersempit sampai Anda bisa menyebut ciri perusahaannya dengan jelas.

Langkah 3

Menyusun pesan yang membedakan

Kalau pesan Anda bisa dipakai pesaing tanpa mengubah satu kata pun, pesan itu belum membedakan apa apa.

Langkah 4

Memilih channel dan ukurannya

Baru di langkah terakhir channel dipilih, mengikuti di mana segmen itu mencari, bukan mengikuti tren.

Empat Keputusan yang Sering Dilewati

Strategi yang gagal biasanya bukan karena eksekusinya buruk, tapi karena empat hal ini tidak pernah diputuskan.

SegmenYang sering terjadi

Target ditulis sangat luas, misalnya semua perusahaan yang butuh layanan kami.

Kami persempit sampai bisa disebut industrinya, ukurannya, dan siapa yang memutuskan.

PesanYang sering terjadi

Klaim umum seperti berpengalaman, terpercaya, dan profesional.

Kami ganti dengan pernyataan yang hanya benar untuk Anda dan bisa dibuktikan.

ChannelYang sering terjadi

Dipilih karena sedang ramai dibicarakan, bukan karena ada di sana.

Kami pilih berdasarkan tempat segmen itu benar benar mencari solusi.

UkuranYang sering terjadi

Diukur dari jumlah pengunjung dan jumlah tayangan.

Kami ukur dari permintaan yang layak dan biaya untuk mendapatkannya.

Bicarakan Arah Marketing Perusahaan Anda

Ceritakan kondisi sekarang dan target yang ingin dicapai tahun ini. Kami balas dengan rencana yang masuk akal, bukan template.

Tanpa biaya, tanpa komitmen.

Jadwalkan Konsultasi Gratis
Konsultasi strategi marketing B2B bersama Apikly

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa isi sebuah strategi marketing B2B yang benar?

Empat hal: siapa yang disasar, apa yang dikatakan ke mereka, lewat mana disampaikan, dan bagaimana keberhasilannya diukur. Sisanya adalah rencana pelaksanaan, bukan strategi.

Kenapa tidak boleh langsung pilih channel?

Karena channel hanya alat pengantar. Kalau belum jelas siapa yang disasar dan apa pesannya, channel apa pun akan terasa mahal dan hasilnya sulit dinilai.

Berapa lama menyusunnya?

Dua sampai empat minggu untuk audit dan penyusunan, tergantung seberapa lengkap data kampanye yang sudah ada.

Data apa saja yang dibutuhkan dari kami?

Riwayat kampanye dan biayanya, daftar klien yang sudah ada beserta industrinya, dan gambaran mana klien yang paling menguntungkan. Boleh dianonimkan.

Kalau kami belum pernah beriklan sama sekali?

Justru lebih sederhana. Tidak ada kebiasaan lama yang harus dibongkar. Kami mulai dari profil klien terbaik yang sudah Anda punya.

Apakah strategi ini perlu diubah tiap tahun?

Segmen dan pesan biasanya bertahan lebih lama. Yang perlu ditinjau tiap kuartal adalah channel dan alokasi budget, karena biayanya bergerak terus.

Bagaimana kalau segmen kami memang beragam?

Dipilih satu yang paling menguntungkan untuk dikuasai lebih dulu. Setelah menang di sana, segmen berikutnya jauh lebih mudah karena sudah ada bukti.

Apa tanda strategi kami bermasalah?

Kalau Anda tidak bisa menjawab dari channel mana klien terakhir datang, atau kalau pesan di situs Anda bisa dipakai pesaing tanpa mengubah satu kata pun.

Apakah Apikly juga menjalankan strateginya?

Ya. Kami menyusun sekaligus menjalankan, karena strategi yang tidak pernah dieksekusi tidak ada nilainya. Kalau Anda punya tim sendiri, kami bisa menyerahkan rencananya.

Bagaimana kalau hasilnya tidak sesuai rencana?

Ditinjau tiap bulan dan dikoreksi. Strategi yang baik memang harus bisa salah di beberapa asumsi, yang penting salahnya ketahuan cepat dan murah.