Skip to contentLewati ke konten utama

Digital Marketing untuk Bisnis E-commerce

Trafik mahal kalau tidak berujung pesanan. Kami memperbaiki jalur dari pencarian sampai checkout, bukan sekadar menambah kunjungan.

Placeholder gambarFoto produk, kemasan, atau tangkapan layar toko, rasio 4:3, min. 1200 px
FashionKecantikanPerawatan TubuhMakanan dan MinumanPerlengkapan RumahElektronikIbu dan AnakOlahragaHewan PeliharaanSuplemenFashionKecantikanPerawatan TubuhMakanan dan MinumanPerlengkapan RumahElektronikIbu dan AnakOlahragaHewan PeliharaanSuplemen

Cara Orang Berpindah dari Melihat ke Membeli

Pembeli online jarang membeli di kunjungan pertama. Tiga tahap ini menentukan siapa yang akhirnya checkout.

1

Mencari produk atau solusi

Mereka mengetik jenis produk, masalah yang ingin diatasi, atau membandingkan dengan merek lain.

2

Menilai kelayakan merek

Ulasan, kejelasan ongkos kirim, kebijakan pengembalian, dan tampilan halaman produk menentukan kepercayaan.

3

Checkout atau meninggalkan keranjang

Biaya tak terduga dan proses yang berbelit adalah dua alasan terbesar orang batal membeli.

Masalah yang Sering Terjadi dan Cara Kami Menanganinya

Yang sering terjadiYang kami kerjakan
Yang sering terjadi

Budget iklan naik tapi pesanan jalan di tempat

Yang kami kerjakan

Perbaikan diarahkan ke konversi lebih dulu sebelum menambah budget

Yang sering terjadi

Halaman produk tidak pernah muncul di pencarian

Yang kami kerjakan

Deskripsi, judul, dan structured data disusun ulang agar terbaca Google

Yang sering terjadi

Bergantung sepenuhnya pada marketplace

Yang kami kerjakan

Kanal langsung dibangun supaya margin tidak habis oleh biaya platform

Yang sering terjadi

Banyak keranjang ditinggalkan tanpa tindak lanjut

Yang kami kerjakan

Pengingat otomatis dipasang dan hambatan di checkout dibereskan

Yang sering terjadi

Pembeli hanya membeli sekali lalu hilang

Yang kami kerjakan

Alur pembelian ulang dijalankan lewat email dan penawaran yang relevan

Bicarakan Cara Menaikkan Pesanan Toko Anda

Ceritakan produk, margin, dan kanal penjualan Anda sekarang. Kami balas dengan rencana yang masuk akal, bukan template.

Tanpa biaya, tanpa komitmen.

Jadwalkan Konsultasi Gratis
Konsultasi digital marketing e-commerce bersama Apikly

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Kami sudah jualan di marketplace. Apakah perlu toko sendiri?

Perlu, kalau margin Anda tergerus biaya platform. Toko sendiri memberi data pelanggan dan kebebasan harga, tapi butuh trafik yang harus dibangun.

Budget iklan kami naik terus tapi pesanan tetap. Kenapa?

Biasanya masalahnya bukan di iklan, melainkan di konversi. Menambah budget pada halaman yang bocor hanya memperbesar kerugian.

Kata kunci seperti apa yang ditargetkan?

Nama produk, masalah yang diatasi produk, dan kata kunci pembanding. Kata kunci pembanding paling siap membeli meski volumenya kecil.

Berapa lama sampai terlihat hasilnya?

Google Ads memberi data dalam dua sampai empat minggu. Perbaikan konversi sering terasa lebih cepat, sedangkan SEO produk butuh tiga bulan atau lebih.

Apakah Apikly juga mengurus konten media sosial?

Ya, lewat layanan Social Media Management. Untuk e-commerce, media sosial paling efektif dipakai membangun keinginan, sementara pencarian menangkap yang sudah siap beli.

Produk kami harganya premium. Apakah tetap bisa?

Bisa, dengan pendekatan berbeda. Produk premium butuh lebih banyak bukti dan penjelasan sebelum harga disebut, jadi jalurnya lebih panjang tapi nilainya lebih besar.

Bagaimana menangani keranjang yang ditinggalkan?

Dua langkah. Pertama membereskan penyebabnya seperti ongkos kirim yang baru muncul di akhir. Kedua memasang pengingat otomatis lewat email.

Apakah ulasan pelanggan penting?

Sangat penting, dan berpengaruh ke pencarian juga. Ulasan yang tampil di hasil Google menaikkan tingkat klik tanpa menambah biaya iklan.

Kami juga melayani pesanan grosir. Bisa sekalian?

Bisa, tapi dipisahkan dari jalur ritel. Pembeli grosir butuh halaman, form, dan cara penawaran yang berbeda.

Bagaimana mengukur keberhasilannya?

Dari nilai pesanan dibanding biaya iklan, dan dari berapa pembeli yang kembali. Jumlah kunjungan bukan ukuran yang berarti.