Digital Marketing untuk Perusahaan Fintech
Produk keuangan dibeli atas dasar kepercayaan dan izin yang jelas. Kami membangun keduanya di setiap titik sebelum orang mendaftar.
Cara Orang Memutuskan Memakai Produk Keuangan
Di sektor keuangan, keraguan lebih besar daripada minat. Tiga tahap ini menentukan apakah pendaftaran benar benar terjadi.
Mencari solusi kebutuhan uangnya
Mereka mengetik kebutuhan konkret seperti modal usaha cepat cair atau cara menerima pembayaran online.
Memeriksa izin dan keamanan
Status izin OJK atau Bank Indonesia, keamanan data, dan ulasan pengguna diperiksa sebelum lanjut.
Mendaftar atau meminta demo
Yang dipilih adalah penyedia yang syaratnya paling jelas dan prosesnya paling tidak berbelit.
Masalah yang Sering Terjadi dan Cara Kami Menanganinya
Iklan sering ditolak karena aturan produk keuangan
Materi disusun mengikuti kebijakan platform sehingga kampanye tetap jalan
Status izin tidak terlihat jelas di situs
Izin dan keamanan ditampilkan di titik yang tepat supaya keraguan hilang
Banyak yang mendaftar tapi berhenti di verifikasi
Alur pendaftaran dipetakan ulang agar hambatan terbesarnya ketahuan
Biaya akuisisi naik terus dari iklan berbayar
SEO dibangun sebagai sumber pendaftaran yang biayanya menurun
Sulit membedakan produk dari pesaing yang mirip
Keunggulan nyata seperti kecepatan cair dan syarat diangkat jadi pesan utama
Kombinasi Channel untuk Fintech
01Search Engine OptimizationMenangkap pencarian kebutuhan keuangan dan pertanyaan seputar izin dan keamanan.→02Google AdsTampil di kata kunci bernilai tinggi dengan materi yang lolos peninjauan platform.→03LinkedIn AdsMenjangkau direktur keuangan dan pemilik usaha untuk produk fintech B2B.→04Lead Generation B2BLanding page per produk, form pengajuan, dan penyaring prospek yang layak.→05Marketing AutomationRangkaian follow up untuk calon pengguna yang berhenti di tengah pendaftaran.→06Meta AdsMenjangkau calon pengguna ritel dengan materi yang lolos peninjauan platform.→Bicarakan Target Pengguna Baru Fintech Anda
Ceritakan produk, izin yang dipegang, dan target pengguna Anda. Kami balas dengan rencana channel yang masuk akal dan patuh aturan.
Tanpa biaya, tanpa komitmen.
Jadwalkan Konsultasi Gratis→
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah iklan produk keuangan diperbolehkan?
Diperbolehkan dengan syarat. Google dan Meta mewajibkan verifikasi penyedia jasa keuangan dan membatasi klaim keuntungan. Kami menyusun materi supaya lolos peninjauan.
Kami sudah berizin OJK. Apakah itu membantu?
Sangat membantu, dan wajib ditonjolkan. Izin adalah pembeda terbesar di sektor ini, sekaligus syarat verifikasi iklan di banyak platform.
Kata kunci seperti apa yang ditargetkan?
Kebutuhan konkret pengguna, bukan nama produk. Misalnya modal usaha tanpa agunan atau cara menerima pembayaran dari luar negeri.
Banyak pendaftar berhenti saat verifikasi identitas. Bisa dibantu?
Bisa, dan itu biasanya perbaikan paling menguntungkan. Kami memetakan di langkah mana orang berhenti, lalu memperbaiki penjelasan dan urutannya.
Berapa lama sampai terlihat hasilnya?
Google Ads memberi data yang bisa dibaca dalam tiga sampai enam minggu. SEO di sektor keuangan lebih lambat karena Google menilai kredibilitas sumber sangat ketat.
Apakah Apikly mengurus kepatuhan ke regulator?
Tidak. Kepatuhan regulator tetap tanggung jawab tim Anda. Kami memastikan materi pemasaran tidak memuat klaim yang berisiko ditolak platform atau menyesatkan pengguna.
Produk kami B2B, bukan untuk konsumen. Apakah cocok?
Cocok, bahkan lebih terukur. Untuk fintech B2B, LinkedIn Ads dan SEO berbasis masalah keuangan perusahaan biasanya jauh lebih efisien.
Bagaimana menghadapi keraguan soal keamanan data?
Dengan menjawabnya lebih awal. Halaman keamanan, sertifikasi, dan penjelasan penyimpanan data ditempatkan di jalur yang dilewati calon pengguna.
Apakah bisa fokus ke satu kota atau segmen saja?
Bisa. Untuk fintech yang baru mulai, membatasi wilayah atau segmen membuat biaya akuisisi jauh lebih terkendali.
Bagaimana mengukur keberhasilannya?
Dari pengguna yang lolos verifikasi dan benar benar bertransaksi, bukan dari jumlah pendaftaran mentah.
