Kapan Perusahaan Sebaiknya Memakai Agensi Google Ads, dan Kapan Tidak
Kapan sebaiknya tidak memakai agensi Google Ads, kapan biasanya sepadan, dan hal yang wajib diperiksa sebelum menunjuk, termasuk soal kepemilikan akun.
Tidak semua perusahaan butuh agensi Google Ads. Sebagian lebih baik mengerjakan sendiri, sebagian lagi sebenarnya belum siap beriklan sama sekali.
Tulisan ini dibuat oleh agensi, jadi wajar kalau Anda membacanya dengan curiga. Justru karena itu bagian kapan tidak perlu ditulis lebih dulu.
Kapan sebaiknya tidak memakai agensi
Kalau belum tahu siapa pembeli Anda
Iklan pencarian menangkap orang yang sudah mencari. Kalau Anda belum bisa menjawab siapa yang biasanya membeli, untuk keperluan apa, dan kata apa yang mereka pakai saat mencari, agensi juga akan menebak. Bedanya tebakannya dibayar.
Untuk perusahaan yang produknya benar benar baru dan belum ada yang mencarinya, uang biasanya lebih berguna untuk bicara langsung dengan calon pembeli lebih dulu.
Kalau website Anda belum siap menerima permintaan
Iklan hanya mengantarkan orang. Yang mengubah kunjungan jadi permintaan adalah halaman tujuannya. Kalau halaman Anda tidak menjelaskan apa yang dikerjakan, tidak punya formulir yang jalan, atau berat dibuka dari ponsel, menambah iklan hanya mempercepat kehilangan uang.
Beresi dulu halamannya. Panduannya ada di tulisan soal halaman permintaan penawaran.
Kalau tidak ada yang menindaklanjuti permintaan
Ini yang paling sering terjadi dan paling mahal. Iklan berjalan, permintaan masuk, lalu menumpuk di kotak masuk selama beberapa hari sebelum sempat dibalas.
Di B2B calon pembeli biasanya menghubungi beberapa pemasok sekaligus. Yang membalas belakangan sering sudah kehilangan kesempatan sebelum sempat menawar. Kalau belum ada yang bertugas membalas di hari yang sama, perbaiki itu sebelum menaikkan iklan.
Kalau yang Anda jual sangat sederhana dan pencariannya sedikit
Untuk sebagian usaha, kata kuncinya cuma segelintir dan pencariannya kecil. Akun seperti ini bisa dijalankan sendiri setelah belajar beberapa minggu. Yang dibutuhkan bukan agensi tetap, melainkan bantuan sekali di awal untuk menata akunnya.
Kapan agensi biasanya sepadan
Kalau iklan sudah jalan tapi Anda tidak tahu apa yang menghasilkan
Ini tanda paling jelas. Uang keluar rutin, klik ada, tapi tidak ada yang bisa menjawab kata kunci mana yang menghasilkan permintaan penawaran. Biasanya penyebabnya struktur akun yang tidak rapi dan pengukuran yang belum benar, dan dua duanya pekerjaan yang bisa diselesaikan.
Kalau tidak ada yang punya waktu mengurusnya rutin
Google Ads bukan pekerjaan sekali pasang. Laporan pencarian perlu dibaca, kata kunci yang tidak relevan perlu disaring, dan iklan perlu diuji. Kalau ini dititipkan ke orang yang sudah punya pekerjaan penuh, biasanya berhenti di minggu ketiga.
Kalau pertumbuhannya sudah mentok
Budget dinaikkan tapi permintaan tidak ikut naik sebanding. Ini butuh perubahan struktur, penambahan sumbu kata kunci baru, atau kanal tambahan. Pekerjaan seperti ini lebih cepat kalau ditangani orang yang sudah sering melihat polanya.
Kalau produknya teknis dan pesaingnya sudah rapi
Di kategori yang persaingannya sudah matang, akun yang dijalankan seadanya akan kalah pelan pelan. Bukan karena kalah budget, melainkan karena akun yang tertata membayar lebih murah untuk posisi yang sama.
Agensi, freelancer, atau tim sendiri
Ketiganya masuk akal dalam situasi yang berbeda.
Freelancer cocok untuk akun kecil dengan kebutuhan yang jelas. Risikonya ketergantungan pada satu orang. Kalau dia sibuk atau berhenti, akun Anda ikut berhenti terurus.
Tim sendiri paling masuk akal kalau iklan jadi sumber utama pendapatan dan volumenya besar. Yang sering diremehkan adalah waktu yang dibutuhkan sampai orangnya benar benar mahir, dan risiko saat orang itu keluar.
Agensi masuk akal kalau Anda butuh beberapa keahlian sekaligus dan tidak ingin bergantung pada satu orang. Yang perlu diperiksa adalah apakah yang mengerjakan akun Anda memang orang yang Anda temui saat presentasi.
Yang wajib diperiksa sebelum menunjuk
Akunnya harus atas nama Anda. Ini yang paling penting dan paling sering diabaikan. Akun Google Ads, akun analitik, dan semua penandanya harus terdaftar atas nama perusahaan Anda, lalu agensi diberi akses. Bukan sebaliknya.
Kalau agensi menjalankan iklan Anda dari akun mereka sendiri, semua riwayat, data konversi, dan pembelajaran sistem akan ikut hilang saat kerja sama berakhir. Anda mulai dari nol lagi di tempat lain. Tanyakan ini di pertemuan pertama, dan jawabannya menentukan banyak hal.
Anda harus bisa membuka akunnya sendiri kapan saja. Laporan bulanan bagus, tapi tidak menggantikan akses langsung. Kalau permintaan akses ditolak dengan alasan kerahasiaan metode, itu tanda yang jelas.
Tanyakan apa yang dilaporkan. Laporan yang berhenti di jumlah klik dan impresi tidak cukup. Yang perlu dilaporkan adalah berapa permintaan penawaran yang masuk dan dari kata kunci mana. Kalau pengukurannya belum ada, itu justru pekerjaan pertama yang harus dikerjakan.
Waspadai jaminan hasil. Tidak ada yang bisa menjamin jumlah penjualan dari iklan, karena penjualan juga ditentukan oleh harga Anda, kecepatan tim sales, dan hal lain di luar kendali agensi. Jaminan posisi teratas di Google juga tidak masuk akal, karena posisi ditentukan lelang yang berubah setiap saat.
Tanyakan siapa yang mengerjakan. Minta bertemu orang yang akan memegang akun Anda sehari hari, bukan hanya yang mempresentasikan.
Cara menilai setelah berjalan
Beri waktu yang wajar. Bulan pertama sebagian besar habis untuk menata dan mengumpulkan data. Menilai di minggu kedua hampir selalu menghasilkan kesimpulan yang salah.
Setelah dua sampai tiga bulan, tiga hal ini sudah bisa dinilai. Apakah jumlah permintaan yang layak ditindaklanjuti bertambah, bukan sekadar jumlah klik. Apakah Anda sekarang bisa menjawab kata kunci mana yang menghasilkan. Dan apakah laporannya bisa Anda cocokkan sendiri dengan angka di akun.
Kalau ketiganya tidak terjawab, masalahnya bukan waktu.
Cara kami bekerja dan apa yang kami laporkan ada di halaman jasa Google Ads, dan khusus untuk perusahaan di Jakarta ada di halaman agency Google Ads di Jakarta. Kalau ingin memeriksa dulu kesiapan website sebelum memutuskan, bagian awalnya bisa Anda kerjakan sendiri.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah agensi bisa menjamin permintaan penawaran naik?
Tidak ada yang bisa menjaminnya dalam bentuk angka. Yang bisa dijanjikan adalah cara kerjanya: pengukuran yang benar, struktur akun yang rapi, dan laporan yang bisa diperiksa. Kalau ada yang menjamin angka, tanyakan apa konsekuensinya kalau tidak tercapai.
Berapa lama kontrak yang wajar?
Yang penting bukan panjangnya, melainkan apakah Anda bisa keluar tanpa kehilangan akun dan datanya. Selama akunnya atas nama Anda, kontrak panjang tidak terlalu berisiko.
Apakah perlu agensi kalau sudah punya orang marketing sendiri?
Tergantung bebannya. Banyak perusahaan memakai agensi untuk bagian iklan yang butuh perhatian harian, sementara tim sendiri memegang konten dan hubungan dengan pelanggan.
Bagaimana kalau agensi sebelumnya memegang akun kami?
Minta pemindahan kepemilikan akun sebelum kerja sama berakhir. Kalau akunnya memang milik mereka, mulai dengan akun baru atas nama Anda dan siapkan diri untuk kehilangan riwayat datanya.
Apa tanda paling jelas agensi tidak bekerja dengan benar?
Laporan yang hanya berisi klik dan impresi, akses akun yang dipersulit, dan ketidakmampuan menjelaskan kata kunci mana yang menghasilkan permintaan.
